Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Lingkungan Remaja dengan Kesehatan Akibat Perilaku Mengkonsumsi Minuman Keras di Desa Lendang Tampel

  • Muh Nagib Stikes Amzar, Lombok, INdonesia
  • Muhammad Ulul Azmi
Keywords: Pengetahuan, Lingkungan, Kesehatan akibat perilaku menkonsumsi minuman keras

Abstract

Minuman keras adalah minuman yang mengandung etanol yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran bagi yang mengkunsumsinya, dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik seperti gangguan pada hati, pancreas, resiko kanker esophagus, lambung, usus besar, dan paru-paru, dan jantung. Tujuan penelitian adalah utuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang bahaya minuman keras terhadap kesehatan dan lingkungan remaja dengan perilaku mengkonsumsi minuman keras di Desa Lendang Tampel Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Populasi adalah remaja yang berasal dari Desa Lendang Tampel tahun 2019 yang berjumlah 675 orang. Sampel diambil dengan tehnik purposive random sampling berjumlah 169 orang. Uji statistik yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil analisa univariat menunjukan pengetahuan baik sebanyak 97 orang (57,9%), berpengetahuan cukup 23 orang (13,2%), dan berpengetahuan kurang sebanyak 49 orang (28,9%). Dan diketahui lingkungan baik sebanyak 72 orang (42,1%), dan lingkungan tidak baik sebanyak 97 orang (57,9%). Dan perilaku mengkonsumsi minuman keras sebanyak 97 orang (52,6%), dan tidak mengkonsumsi minuman keras sebanyak 80 orang (47,4%). Analisa chi-square diperoleh hubungan tingkat pengetahuan tentang bahaya minuman keras terhadap kesehatan dan lingkungan dengan perilaku mengkonsumsi minuman keras dengan nilai signifikan  p value = 0,000 <0,05. Penelitian ini disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan dan lingkungan remaja dengan kesehatan akibat perilaku mengkonsumsi minuman keras di Desa Lendang Tampel Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

References

Anonim. 2010. Jenjang Pendidikandi Anonim. 2010. Jenjang Pendidikandi Indonesia. http://id.wikipedia.og/wiki/ Pendidikan#Pendidikan_dasarang> 2 Maret 2009
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: RinekaCipta.
Hidayat A.AA. (2007). Metodelogo Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
https://jejaksimaul.wordpress.com/2016/07/13/remaja-yang-baik-dalam-segala-hal/
http//organisasi.org/arti definisi pengertian zat adiktif jenis macam dampak efek ketergantungan pada organisme hidup>25-09-10 22.12
Juni Hardi. (2010). Skripi : Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Pendidikan Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Sari. Mataram
Kurnia P, H. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Napza Dengan Kecenderungan Penyalahgunaan Napza Pada Remaja Kelas II Di SMA Berbudi Yogyakatra. Skripsi. stikes_smart@ymail.com. Diakses pada tanggal 10 Januari 2019 WITA
Liputan6.com. (2018). Artikel Harian Liputan 6 http//liputan6.com// 23 April 2018
Noto Atmodjo. (2001). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Noto Atmodjo. (2003). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Noto Atmodjo. (2010). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Noto Atmodjo. (2012). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Notoadmojo, S. (2012) Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: EGC.
Notoadmojo. (2012) Prinsip – Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Mayarakat.Jakarta : Rineka Cipta
Nursalam. (2010). Konsep dan penerapan metodelogi penelitian ilmu keperawatan.Salemba Medika Jakarta.
Proverwati.A dan Andhini, (2010), menarche, Nuha medika, Yogyakarta.
Purwadarminta, 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Santrock (2016) Remaja (Edisi kesebelas jilid 2) University Of Texas Dallas.Jakarta:Erlangga.
Sarwono, S.W. (2016) Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Saryono. (2008). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Litera
Setiawan (2018). Hubungan Lingkungan Sosial Dengan Perilaku Kenakalan Remaja Dalam Mengkonsumsi Minuman Keras Di Dusun Tanjung Sari – Sidoarjo. Diakses pada tanggal 10 Januari 2019 WITA
Slameto. (2016). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
Stikes Hamzar. (2013). Pedoman Penelitian Karya Tulis Ilmiah.
Sulistyowati Desy. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Usia Pertengahan Tentang Bahaya Minuman Keras Dengan Perilaku Minum-Minuman Keras di Desa Klumprit Sukoharjo. [Serial Online]. Diakses melaluihttp://eprints.ums.ac.id/20584/27NASKAH_PUBLIKASI_DESI_ OKE.pdf. Diakses pada tanggal 10 Januari 2019 WITA
Wawan, A dan M. Dewi. (2016). Teori dan Pengukuran Sikap dan Perilaku Manusia, Yogyakarta : Nuha Medika
Wawan, A. (2016) Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
Published
2021-12-29
How to Cite
Nagib, M., & Azmi, M. U. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Lingkungan Remaja dengan Kesehatan Akibat Perilaku Mengkonsumsi Minuman Keras di Desa Lendang Tampel. ProHealth Journal, 18(2), 80-89. https://doi.org/10.59802/phj.202118291
Section
Articles