FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD DR. R. SOEDJONO SELONG

  • Baiq Disnalia Siswari STIKES HAMZAR
  • YUNITA EKA SALISNA STIKes Hamzar
  • MELDA MELINDA STIKes Hamzar
Keywords: Faktor Resiko, BBLR

Abstract

Berat badan merupakan salah satu indikator kesehatan Bayi Baru Lahir (BBL). Secara statistik angka kesakitan dan angka kematian pada neonatus di Negara berkembang adalah tinggi dengan penyebab utama yaitu berkaitan dengan BBLR. Beberapa faktor yang menyebabkan BBLR antara lain anemia, hipertensi, riwayat BBLR dan lahir premature, di RSUD Dr. R. Soedjono Selong sendiri pada tahun 2015 jumlah kelahiran sebesar 2002 bayi dan terdapat 333 (16,63%) bayi yang mengalami BBLR. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan Case Control ,sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di RSUD Dr. R. Soedjono Selong sebanyak 192 dengan perbandingan kasus kontrol. Pengumpulan data melalui rekam medik dan tabel observasi pada bulan maret 2017. Untuk melihat hubungan faktor resiko menggunakan analisi Statistic Chi Square. Pada penelitian terdapat 2 (dua) variabel yang mempunyai hubungan bermakna secara statistik sebagai faktor resiko dengan kejadian BBLR, yaitu anemia dengan nilai (p= 0,044 OR 2.305) dan lahir prematur (p=0,093 OR= 2,815). Kesimpulannya terdapat hubungan antara anemia dan lahi prematur  dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Dr. R. Soedjono Selong.

References

Abu-Saad, K, dkk. 2010. Maternal Nutrition And Birth Outcome, Oxford Jurnal, 37.5.3
Abdullah dkk. 2012. Faktor Risiko Kematian Dini di Rumah Sakit Bersalin. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 6, No. 6 (diakses pada tanggal 6 September 2017, pukul 11.30 wita)
Arikunto, (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Darmayanti, dkk. 2010. Pengaruh Kenaikan Berat Badan Rata-Rata Permiggu Pada Kehamilan Trimester II Dan III Terhadap Resiko Berat Bayi Lahir Rendah. Berita Kedokteran Komunitas Vol 26 No. 40 (Diakses Pada Tanggal 15 September 2017, Pukul 11,23 Wita)
Departemen Kesehatan RI. 2008. Profil Kesehatan Indonesia 2007. Pusat Data danInformasi Health Statistic : Jakarta

Departemen Kesehatan. 2007. Pencapaian Progam Kesehatan, http://www. Depkes 2004.com(diakses pada tanggal 5 September 2017, pukul 11.00 wita)
Dinas Kesehatan Provinsi NTB. 2017. Laporan Tahunan Seksi Kesehatan Ibu Dan Anak Bidang Bina Kesehatan Masyarakat 2014. Dikes Prov NTB : Mataram
Dwienda R, dkk. 2014. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi/Balita dan Anak Prasekolah Untuk Para Bidan. Deepublish : Yogyakarta
Hapisah, dkk. 2010. Depressive symptoms pada ibu hamil dan bayi berat lahir rendah. Berita kedokteran masyarakat Vol 26 No. 81
Julia, dkk. 2016. Hubungan HDK Degan Kejadian BBLR Di Wilayah Kerja Di RSUD Indrasari Rengat Tahun 2015. Jurnal Endurance Vol 1 No. 2.(diakses pada tanggal 12 september 2017 pukul 09.15 wita)
Marlenywati, dkk. 2015. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian BBLR Di RSUD DR. Soedarso Pontianak. Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 1 No. 5. (diakses pada tanggal 20 september 2017 pukul 15.23 wita)
Marmi, Rahardjo K. 2012. Asuhan Neonatal, Bayi, Balita, danAnakPrasekolah.PustakaPelajar : Jakarta
Margono S. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan.RinekaCipta : Jakarta
Miller, S.S., Lee H.C., & Gould, J.B. 2011. Hypothermia in very low birth weight infant:distribution, risk factors and outcomes.JurnalOf Perinatology, 31, S49-S56 (diaksespadatanggal 7 September 2017, pukul 15.00wita)
Notoadmojo, Soekidjo. 2010. MetodePenelitianKesehatan. BhinekaCipta: Jakarta
Notoadmojo, Soekidjo. 2012. MetodePenelitianKesehatan. RinekaCipta: Jakarta
Nurlaila, dkk. 2015. Hubungan Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) dengan Kejadian Hipotermi Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Tahun 2014. Jurnal Husada Mahakam Vol. III No.9, Mei 2015, hal. 452-522 (diaksespadatanggal 5 September 2017, pukul 14.30 wita)
Poeverawati, A. 2010. Bayi Berat Lahir Rendah. Nugraha Medika : Yogyakarta
Rekam Medik. 2015. Laporan Tahunan. RSUD Dr. R. Soedjono Selong : Selong
Saifuddin AB. 2010. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal.YBPSP : Jakarta.
Saputri, Eka Maya. 2017. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Dengan Kejadian Bayi Berat BAdan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2014. Jurnal Menara Ilmu Vol. 11 No. 76. ISSN 1693-2617 (diakses pada tanggal 28 Oktober 2017, pukul 20.00 wita)
Savira Niki Oktofusi. 2013. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bayi Berat Lahir Rendah Di Puskesmas Banguntapan I Bantul Yogyakarta Tahun 2012. Skripsi. (diakses pada tanggal 6 September 2017, pukul 14.08 wita)
Published
2020-12-31
How to Cite
Baiq Disnalia Siswari, YUNITA EKA SALISNA, & MELDA MELINDA. (2020). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD DR. R. SOEDJONO SELONG. ProHealth Journal, 17(2). Retrieved from http://jurnal.stikeshamzar.ac.id/index.php/PHJ/article/view/88
Section
Articles